Tak Terima Bandar Narkoba Ditangkap, Warga di Tual Rusak Mobil dan Hujani Petugas BNN dengan Batu

Baca Juga

AMBON,KAMOIUN.CO.ID-Aksi penghadangan disertai perlawanan dari sejumlah warga mewarnai upaya penangkapan terhadap seorang bandar narkoba berinisial AHB di Kota Tual, Provinsi Maluku.

Warga tidak terima dan melakukan perlawanan setelah petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku melakukan penggeledahan dan hendak membawa AHB keluar dari rumahnya yang berada di Jalan Pattimura Kota Tual.

Insiden penghadangan yang dilakukan sekelomok warga itu terjadi pada Kamis (11/3/2021) petang sekira Pukul 17.30 WIT.

“Kejadian itu terjadi setelah penggeledahan dilakukan dan tersangka akan segera dibawa petugas, warga langsung melakukan penghadangan,” kata Kepala BNN Provinsi Maluku, Brigjen Pol. M.Z. Muttaqien kepada waratwan, Jumat (12/3/2021).

Ia mengungkapkan aksi penghadangan itu diduga dilakukan keluarga dan kerabat AHB yang tidak menerima tersangka ditangkap.

“Tim dihadang oleh sebagian masyarakat yang diduga keluarga dan pengikut AHB diikuti dengan lemparan batu,” ungkap Muttaqien.

Dalam aksi penghadangan itu, warga yang tidak terima AHB ditangkap ikut menghujani petugas BNN dengan batu.

Selain itu warga ikut merusak dua mobil dan satu unit sepeda motor yang digunakan tim BNN Maluku dalam operasi tersebut.

“Massa juga melakukan pengrusakan terhadap dua unit mobil dan dan unit sepeda motor yg di pakai tim,”ujarnya

Baca Juga :   Tangkap Bandar Narkoba di Tual, BNN Sita Brangkas Berisi Sabu hingga Uang Palsu

Ia menjelaskan petugas BNN akhirnya dapat membawa AHB setelah petugas Polres Maluku Tenggara membubarkan massa yang melakukan penghadangan.

“Kita dibantu dan dievakuasi oleh petugas Kepolisian dari Polres Maluku Tenggara,” ujarnya.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Alfaris Pattipawael yang dikonfirmasi Kompas.com terkait secara terpisah membenarkan insiden penangkapan bandar narkoba tersebut.

“Ia yang ditangkap itu bandar, tapi kita dari Polres membekap saja yang tangkap dari BNN,”ujarnya.

Ia juga membenarkan sempat terjadi penghadangan oleh warga saat bandar narkoba tersebut hendak dibawa oleh petugas.

Baca Juga :   Dari Dalam Bui, Roby Kainama Kendalikan Peredaran Sabu di Maluku

” Ia jadi masyarakat di sekitar situ menolak, jadi saat BNN melakukan penangkapan itu masyarakat menolak sehingga BNN menghubungi Polres lalu kami bekap,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, petugas BNN provinsi Maluku menangkap seorang bandar narkoba di Tual pada Kamis (11/3/2021) petang saat hendak melakukan transaksi di kawasan Watdek, Maluku Tenggara.

Dari penangkapan itu, petugas BNN berhasil menyita barang bukti satu paket sabu siap edar.

Petugas BNN kemudian bergegas ke rumah AHB di kawasan Jalan Pattimura untuk melakukan penggeledahan.

Hasilnya petugas berhasil menemukan satu paket sabu berukuran besar yang disimpan di sebuah brangkas.

Petugas BNN juga berhasil mendapat 10 paket sabu berukuran kecil di rumah tersangka.

Selain itu tim BNN juga menyita uang tunai Rp 11 juta, timbangan digital, empat unit hanlhone, empat buah alat isap sabu dan buku rekening serta uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak tiga lembar. (KIP).

Berita Terkini

Berita Terkait