Sekolah Larang Siswa Pakai Jilbab, Kadis Pendidikan: Kita Cek Dulu Kalau Kebijakannya Bertentangan Kita Beri Sanksi

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy mengungkapkan semua anak berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak tanpa adanya diskriminasi.

Menurut Fahmi sekolah tidak boleh membatasi siswa untuk mendapatkan pendidikan, sebab hal itu bertentangan dengan aturan.

Pernyataan Fahmi ini sebagai tanggapan atas kasus penolakan terhadap salah satu calon siswa baru nerinisial PB (12) yang ditolak SMP Citra Kasih karena tidak bersedia melepas jilbab.

“Tapi kita harus menerima penjelasan dari sekolah, kira-kira alasannya apa sampai anak itu ditolak,” tegas Fahmi kepada Kampiun.co.id saat dikonfirmasi via telepon seluler, Sabtu (27/3/2021).

Kasus penolakan terhadap BP terjadi saat dia mendaftar di sekolah itu sekitar sepekan yang lalu.

Menurut Fahmi terkait kejadian itu, ia telah menghubungi pihak sekolah untuk meminta penjelasan mengapa sekolah melakukan hal itu.

“Saya masih konfirmasi ke mereka tapi belum ada jawaban,” ujarnya.

Ia mengakui SMP Citra Kasih bukanlah sekolah negeri, sebab komunitas siswa di sekolah itu berbeda dengan sekolah pada umumnya.

Karena itu ia mengaku pihaknya akan mengecek lagi apakah ada aturan internal di sekolah tersebut, termasuk aturan penerimaan siswa baru.

Baca Juga :   Heboh Sekolah Tolak Siswa Berjilbab, DPRD Kota Ambon Turun Tangan

Untuk diketahui pihak sekolah hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi Kampiun.co.id untuk dimintai klarifikasinya.

“Katong (kita) cek dulu, kira-kira pesyaratan penerimaan itu bagaimana, biar kita tidak memberikan keterangan yang salah. Mungkin saja aturannya sendiri, tapi nanti saya cek lagi kepastiannya mengapa terjadi hal-hal seperti itu,” katanya.

Ia menambahkan jika sekolah itu memberlakukan peraturan yang bersifat diskriminatif maka hal itu tidak dibenarkan, sebab hal itu bertentangan dengan peraturan menteri maupun undang-undang.

“Jika sekolah itu peraturannya berlaku umum, dinas akan memberikan sanksi.
Itu tidak bisa dibiarkan, karena bertentangan dengan aturan kementerian maupun undang-undang tentang pendidikan,” tegasnya. (DBA/KCL)

Baca Juga :   Kasus Siswa Berjilbab Ditolak, Ketua DPRD Kota Ambon Desak Sekolah Beri Penjelasan

Berita Terkini

Tarawih Pertama di Masjid Alfatah Ambon Dipadati Jamaah, Prokes Tetap Jalan

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Masjid Raya Alfatah Ambon menggelar shalat tarawih perdana menjelang 1 Ramadhan 1442 Hijriah, Senin malam (12/4/2021).Shalat tarawih perdana ini...

Berita Terkait