Puluhan Wartawan di Ambon Jalani Vaksinasi, Ada yang Batal Disuntik karena Tekanan Darah tak Stabil

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Puluhan wartawan di Kota Ambon mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dipusatkan di Sport Hall, Karang Panjang, Ambon, Rabu (17/3/2021).

Vaksinasi untuk para wartawan ini dilakukan bersamaan dengan vaksinasi untuk ASN Pelayanan Publik Pemerintah Kota Ambon seperti petugas pemadam kebakaran, pegawai Dinas Perhubungan, dan petugas Satpol PP.

Berdasarkan pantauan di lokasi vaksinasi puluhan wartawan dari berbagai media ini sebelumnya mendaftar diri di petugas dengan cara mengisi formulir yang disediakan.

Setelah itu mereka dipersilahkan masuk ke dalam gedung. Mereka lalu mengantre di meja petugas scraning untuk diwawancarai seputar kondisi kesehatan. Petugas kesehatan juga memeriksa kondisi tekanan darah para jurnalis sebelum mereka divaksin.

Bagi mereka yang dinyatakan lulus scraning dan tidak bermasalah dengan kesehatannya langsung disuntik vaksin saat itu juga.

Dari puluhan wartawan yang mengikuti proses vaksinasi ada satu wartawan televisi nasional yang gagal disuntik vaksin karena tekanan darahnya yang tidak stabil.

Tekanan darah wartawan tersebut sangat tinggi hingga mencapai 180/100.

“Tadi tekanan darah saya kata dokter 180/100 jadi batal, nanti besok lanju lagi,” kata Hamdi Jempot kepada Komoas.com di lokasi vaksinasi.

Seorang wartawan lain juga mengalami tekanan darah yang tidak stabil setelah menjalani vaksinasi.

Baca Juga :   Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Setelah 3 Hari Dirawat di RS Bhayangkara Ambon

Dia kemudian dipanggil dokter dan sempat ditanya seputar kondisinya. Namun setelah beristirahat tekanan darahnya kembali normal.

Usai menjalani vaksinasi para waratawan mengajak rekan-rekan mereka yang belum mendaftar vaksinasi agar segera mendaftar diri.

Para waratwan juga mengajak masyarakat untuk tidak takut dengan vaksinasi.

“Ayo rame-rame ikut vaksin, vaksinasi Covid-19 ini aman dan halal. Mari kita memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan mengikuti vaksinasi,” ajak Noel Souhaly wartawan Kompas TV usai disuntik vaksin.

Baca Juga :   Sudah 17.443 Warga Ambon Disuntik Vaksin, Terbanyak Kaum Lansia

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy yang ditemui di lokasi vaksinasi mengaku wartawan wajib mengikuti vaksinasi karena mereka selalu berinteraksi dengan berbagai orang.

Waratwan kata Wendy juga perlu mengikuti vaksinasi agar mereka dapat mengajak warga mengikuti vaksinasi melalui pemberitaannya.

“Kita apresiasi sekali karena hari ini ada 50 wartawan yang ikut vaksinasi,” ujarnya.

Ia mengatakan waratawan yang telah mengikuti vaksinasi tahap pertama akan kembali mengikuti vaksinasi taham kedua pada 31 Maret mendatang di puskesmas terdekat. (KPN).

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait