Presiden Jokowi Ingin RSUP dr Leimena Bisa Melayani Warga Indonesia Timur

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johanes Leimena yang berlokasi di desa Wailela, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Kamis (25/3/2021).

Pengresmian rumah sakit tersebut ditandai dengan pendatangan prasasti oleh presiden.

Acara pengresmian rumah sakit bertaraf internasional itu ikut disaksikan Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Maluku, Murad Ismail dan direktur RSUP dr Johanes Leimena.

“RSUP dr Johanes Leimena ini adalah rumah sakit yang sangat besar,” kata Presiden Jokowi.

Tak hanya besar dan megah, rumah sakit tersebut juga memiliki fasilitas kesehatan yang terbilang komplit dan tenaga dokter yang memadai.

Karena itu Presiden Jokowi berharap rumah sakit dr J Leimena dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh maayarakat di Maluku tetapi di indonesia bagian timur.

“Sehingga kita harapkan Indonesia Bagian Timur bisa dilayani di RSUP dr. J, Leimena ini,”harapnya.

Presiden Jokowi juga berharap RSUP dr Johanes Leimena Ambon bisa memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat di Maluku pada khususnya dan di indonesia timur.

“Setelah groundbreaking di 2017, pada hari ini juga kita lihat telah selesai RSUP dr. J. Leimena di Ambon dan kita harapkan ini akan memberikan pelayanan kesehatan yang prima untuk masyarakat di Indonesia bagian timur yang utamanya di Provinsi Maluu dan lebih khusus lagi untuk Kota Ambon,” ujarnya.

Baca Juga :   Bupati Abua Tuasikal Minta Pempus Tutup Tambang Emas di Tamilow

Pembangunan RSUP dr Johanes Leimena sendiri dimulai sejak tahun 2018 diawali dengan peletakan batu pertama pada 25 Juni 2018 oleh Nila Moeloek yang saat itu menjabat sebagai menteri kesehatan .

Rumah sakit bertaraf inteenasional ini memiliki kapasitas 450 tempat tidur dengan tipe RS kelas A.

Pembangunan rumah sakit ini dibangun dengan anggaran yang bersumber dari ABPN seniai kuranh lebih dari Rp 300 miliar.

Baca Juga :   Tim Pemburu Buronan Ringkus Jhon Latuconsina di Jogja

Pada tahap pertama pembanguanan pemerintah mengucurkan anggaran sebesar Rp 214 miliar dan pada tahap kedua pemerintan menhgelontorkan anggaran sebesar Rp 166,8 miliar.

Meski baru saja diresmikan presiden, namun rumah sakit ini sudah beroperasi sejak tahun 2020 lalu.

Adapun penggunaan nama Johanes Leimena sebagai nama rumah sakit tersebut bukanlah tanpa alasan.

Johanes Leimena adalah tokoh asal Maluku yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden No.52/TK tahun 2010.

Johanes Leimena juga diketahui pernah menjabat menteri kesehatan di era Presiden Soekarno. Ia juga tokoh yang memprakarsai berdirinya puskesmas di seluruh indonesia.

Johanes Leimena lahir di desa Ema, kecamatan Leitimur Selatan, kota Ambon pada 6 Maret 1905 dan meninggal dunia dalam di Jakarta 29 Maret 1977.

Dalam kunjungannyan ke rumah sakit tersebut, Presiden Jokowi ikut memantau langsung vaksinasi massal yang diikuti pelayan publik, perwakilan tokoh agama, pedagang, sopir dan kaum lansia. (KQQ)

Berita Terkini

Berita Terkait