Massa Rusak 2 Mobil Saat Bandar Sabu Ditangkap, Kapolres: Belum ada yang Lapor

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN-Aksi pengrusakan sejumlah kendaraan yang di gunakan
petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku saat menangkap bandar sabu di Kota Tual ternyata tidak diproses secara hukum.

Saat penangkapan bandar sabu di Tual, massa yang tidak terima langsung melakukan perlawanan hingga merusak dua mobil dan satu sepeda motor yang di gunakan petugas BNN.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Alfaris Pattipawael mengatakan kasus pengrusakan kendaraan itu tidak diproses karena belum ada yang melaporkan kasus itu secara resmi ke polisi.

“Sampai sekarang belum ada laporan resmi dari BNN ke Polres terkait pengrusakan itu,” kata Alfaris kepada wartawan, Minggu (14/3/2021).

Alfaris menyebut saat itu pihaknya di hubungi pihak BNN saat situasi di lapangan tidak lagi terkendali saat massa mulai melakukan penghadangan.

Ia mengakui kendaraan yang digunakan tim BNN mengalami kerusakan saat insiden itu.

“Tapi saat itu kita datang karena situasi sudah tidak terkendali, massa sangat banyak dan kita hanya menyelamatkan petugas BNN serta membantu mengevakuasi bandar sabu itu,” ungkapnya.

Alfaris mengaku jika pihak BNN atau pemilik kendaraan yang merasakan di rugikan melaporkan kasus pengrusakan itu ke polisi maka pihaknya akan menyelidikinya.

“Kalau mereka lapor ya kami akan melakukan penyelidikan, akan tindaklanjuti,” ujarnya.

Baca Juga :   Dari Dalam Bui, Roby Kainama Kendalikan Peredaran Sabu di Maluku

Diberitakan sebelumnya, petugas BNN provinsi Maluku menangkap AHB seorang bandar narkoba di Tual pada Kamis (11/3/2021) petang saat hendak melakukan transaksi di kawasan Watdek, Maluku Tenggara.

Dari penangkapan itu, petugas BNN berhasil menyita barang bukti satu paket sabu siap edar.

Petugas BNN kemudian bergegas ke rumah AHB di kawasan Jalan Pattimura untuk melakukan penggeledahan.

Hasilnya petugas berhasil menemukan satu paket sabu berukuran besar yang disimpan di sebuah brangkas dan sepuluh paket sabu berukuran kecil.

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Covid 19, Istri Gubernur Maluku Buka Kegiatan Rapid Antigen Gratis Drive Thru di Malra

Selain itu tim BNN juga menyita uang tunai Rp 11 juta, timbangan digital, empat unit hanlhone, empat buah alat isap sabu dan buku rekening serta uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak tiga lembar. (MRT).

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait