Kubu Moeldoko Keok, 11 Penghianat Partai Dari Maluku yang Ikut KLB Deli Serdang ‘Dieksekusi’

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 11 kader Partai Demokrat di Maluku yang terlibat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara resmi dipecat dari keanggotaan partai.

Ke-11 kader Partai Demokrat itu resmi dipecat dengan tidak hormat karena dianggap telah menghianati partai.

Salah satu kader yang dipecat yakni Markus Pentury. Dia dianggap sebagai pentolan dari Maluku yang getol mendukung Moeldoko menjadi ketum Partai Demokrat.

Pemecatan Penturi Cs itu, dilakukan pasca dikeluarkannya keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, yang menolak pengesahan kepengurusan Partai Demokrat KLB kubu Moeldoko, Rabu (31/3/2021).

Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Elwen Roy Pattiasina mengaku, pemecatan terhadap Penturi Cs menjadi konsekwensi atas penghianatan terhadap kepengurusan Partai Demokrat yanhbdinahkodai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kami sudah usulkan untuk dipecat dan dikeluarkan dari kepengurusan partai Demokrat. Jadi tidak ada lagi, yang kemarin ikut KLB tidak ada lagi dalam kepengurusan Demokrat di Maluku,” ungkapnya.

Selain di dipecat, 11 kader tersebut juga telah dilaporkan ke Polda Maluku oleh pengurus DPD Partai Demokrat Maluku dengan tuduhan melalukan pemalsuan dokumen dan penipuan.

Baca Juga :   Wajibkan ASN hingga Ancam Cabut Izin Usaha Pedagang yang Tidak Mau Vaksin, Bupati Abua Tuasikal Justru Belum Divaksin

Laporan ke Polda Maluku dilakukan setelah 11 kader itu masih mengikuti KLB di Deli Serdang.

Menurut Roy pihaknya akan tetap menhawal proses hukum terkait kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami meminta agar Polda Maluku harus tetap memproses laporan DPD Demokrat Maluku, terhadap 11 orang tersebut, karena ini menyangkut dengan kebenaran, “ungkapnya.

Terkait putusan Kementeian Hukum dan HAM yang menolak kubu Moeldoko, ia mengimbau seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat di Maluku agar tetap tenang.

“Dengan keputusan Kemenkum HAM, saya kira seluruh kader Demokrat di Maluku tetap tenang dan fokus melakukan konsolidasi partai, guna menghadapi Pemilu 2024 mendatang, ” harapnya.

Baca Juga :   Wajibkan ASN hingga Ancam Cabut Izin Usaha Pedagang yang Tidak Mau Vaksin, Bupati Abua Tuasikal Justru Belum Divaksin

Roy mengaku tidak terkejut dengan keputusan Menkumham itu lantaran KLB kubu Moeldoko dari awal telah menyalahi aturan AD ART partai.

“Sejak awal DPD Demokrat Maluku telah optimis kepengurusan Moeldoko pasti akan ditolak, karena sesuai AD/ART itu, 2/3 dari Ketua DPD dan 1/2 ketua DPC tidak hadir pada KLB yang digelar di Deli Serdang. Makanya atas dasar itu mereka ditolak, ” tutupnya. (KQQ)

Kubu Moeldoko Keok, 11 Penghianat Partai Dari Maluku yang Ikut KLB Deli Serdang 'Dieksekusi'

Berita Terkini

Pertamina Resmikan SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kampung Baad Merauke

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses masyarakat Kampung lokal Papua dalam mendapatkan energi yang berkualitas, PT Pertamina (Persero) dan...

Berita Terkait