Jumlah Orang Gila yang Masuk RS Nania Turun Selama Pandemi Covid-19

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Jumlah pasien gangguan jiwa yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Nania, Ambon mengalami penurunan selama pandemi Covid-19.

Kepala Tata Usaha, RSKD Ambon, Ratna Nasir mengatakan sepanjang tahun 2020 jumlah pasien gangguan jiwa dengan status rawat jalan yang ditangani sebanyak 9.370 pasien.

Jumlah itu mengalami penurunan dari tahun 2019 yang mencapai 10,650 orang.

“Untuk jumlah pasien gangguan jiwa, kategori rawat jalan tahun 2019 adalah 10,650 orang, di tahun 2020 turun menjadi 9,379 orang,” katanya kepada waratwan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Kamis (18/3/2021).

Adapun jumlah pasien gangguan jiwa yang menjalani rawat inap sepanjang tahun 2019 sebanyak 780 pasien dan pada tahun 2020 turun menjadi 337 pasien.

“Jadi jumlah pasien yang dirawat turun selama masa pandemi Covid-19,” katanya.

Meski jumlah pasien corona menurun selama masa pandemi, namun ia mengakui Covid-19 yang mewabah ikut berpengaruh terhadap munculnya pasien baru di Maluku.

“Ia ada korelasinya dengan pandemi mungkin karena masalah ekonomi pasti ada hubungannya,” ujarnya.

Untuk mencegah agar pasien gangguan kejiwaan tidak lagi terpapar Covid-19, pihak rumah sakit mengharuskan setiap pasien baik yang rawat inap maupun rawat jalan menjalani rapid tes antigen secara berkala.

Baca Juga :   40 Orang Gila di Ambon Positif Covid-19, Tenaga Medis di RSKD Sampai Kewalahan

Kebijakan itu juga diberlakukan bagi setiap tenaga medis dan pegawai di rumah sakit tersebut. (KPI)

Baca Juga :   40 Orang Gila di Ambon Positif Covid-19, Tenaga Medis di RSKD Sampai Kewalahan

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait