Harga Cabai di Pasar Mardika Makin ‘Pedas’, Mama-mama Kepanasan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Ambon masih dijual pedagang dengan harga yang sangat tinggi.

Pantauan di Pasar Mardika Ambon misalnya, cabai rawit masih dijual pedagang dengan harga Rp 110.000 per kilogram.

“Untuk harga cabai rawit merah sekarang ini harganya Rp 110.000 per kilogram,” kata Anwar saat ditemui Kamoiun.co.id di Pasar Mardika, Rabu (24/3/2021).

Anwar mengatakan harga cabai rawit di kota Ambon diperkirakan masih akan terus melonjak.

Ia mengaku melonjaknya harga cabai selain karena stok yang mulai menipis juga karena sebentar lagi bulan ramadhan akan segera tiba.

Untuk diketahui menjelang hari-hari besar keagamaan, biasanya kebutuhan pokok dan juga kebutuhan bumbu dapur kerap mengalami kenaikan harga.

“Kalau saat ini cili merah (cabai rawit) turun harga itu susah, kalau naik memang pasti apalagi mau bulan puasa. Stok cili merah yang katong punya tinggal 10 kilo saja itu “, ungkapnya.

Berbeda dengan harga cabai rawit yang
naik selangit, harga cabai rawit hijau masih relatif lebih murah.

Sejumlah pedagang masih menjual cabai rawit hijau dengan harga Rp 50.000 per kilogram.

” Kalau cabai rawit hijau Rp 50.000 per kilogram,” katanya.

Salah satu pedagang lainnya Yahya, (56) menyebut jika sejak bulan kemarin harga cabai rawit merah memang terus mengalami kenaikan.

Baca Juga :   Gila! Harga Cabai  di Ambon Tembus Rp 150.000 Per Kg, Begini Reaksi Emak-emak

“Yah mau bagaimana lagi katong (kita) mau dapat cili sakarang ini jua sudah paling susah,” ujarnya.

Ia mengaku selama ini pedagang selalu mendapat pasokan cabai dari petani di Leihitu dan juga Pulau Seram.

“Kita harap stok lokal petani dari jazirah Leihitu kalau seng (tidak) dari Pulau Seram saja”, kata dia.

Melonjaknya harga cabai rawit ini membuat banyak ibu rumah tangga mengeluh.

Baca Juga :   Gila! Harga Cabai  di Ambon Tembus Rp 150.000 Per Kg, Begini Reaksi Emak-emak

“Sudah dua bulan terakhir harga cili tak turun-turun malah naik terus,” keluh Wati salah seorang warga Kebun Cengkeh.

Susan ibu rumah tangga lainnya yang geram dengan mahalnya harga cabai berharap pedagang tidak mencari untung saat memasuki bulan puasa nanti.

“Ini juga sudah mau masuk bulan puasa ya semoga pedagang tidak cari untung dan menaikan harga sesuka hati,” ujarnya. (KCL)

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait