Antisipasi Kerusakan Ekosistem, Polres Malteng Pasang Garis Pembatas di Lokasi Tambang Emas

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Warga terus berdatangan melakukan proses penambangan emas di pesisir Pantai Pohon Batu, Negeri Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

Pantauan Kampiun.co.id, Minggu (28/3/2021), hingga hari ke-7, pasca ditemukan emas di lokasi sekitar, warga terus bondong-bondong datang ke sana untuk mencari emas. Bahkan dalam jumlah yang banyak.

Guna mengantisipasi agar tidak terjadi kerusakan lingkungan dan melindungi ekosistem laut, Polres Maluku Tengah mulai memasang police line (garis pembatas) pada sejumlah lokasi di sana.

Police line itu dimaksudkan agar warga bisa membatasi aktivitas mereka. Sebelumnya, Pemerintah Maluku Tengah juga sudah mengimbau agar warga tidak melakukan penggalian hingga memakan badan jalan.

Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku, pada pekan kemarin juga telah menyatakan sikap untuk menutup lokasi tambang tersebut, untuk kepentingan keberlangsungan ekosistem.

Menurut Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Fauzan Chatib, terkait proses penambangan emas tanpa izin, tentu telah diatur dalam Undang-Undang Pertambangan.

“Untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, lokasi itu harus ditertibkan, agar bisa menjaga ekosistem, maupun warga di sana,” katanya. (DBA)

Baca Juga :   Jaga Kamtibmas dan Pencemaran Lingkungan di Lokasi Emas, Ini 11 Butir Imbauan Pemdes Tamilouw

Berita Terkini

Kadis Parawisata: Sudah 20 Tempat Karaoke yang Ajukan Permohonan Beroperasi

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Rico Hayat mengungkap, hingga kini sudah sekitar 20-an tempat karoke yang mengajukan permohonan...

Berita Terkait