Ancaman Bui untuk Welem Wattimena, Nasib Mujur 4 Tahun Kalau Sial Seumur Hidup

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Penyidik Satuan Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease telah resmi menetapkan anggota DPRD Maluku, Welem Wattimena sebagai tersangka.

Welem ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (10/3/2021) setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang cukup atas keterlibatannya dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Dua alat bukti yang menjadi alasan kuat penetapan Welem sebagai tersangka yakni hasil tes urine dan hasil pemeriksaan alat isap sabu miliknya di Makassar.

Selain dua alat bukti terebut keterangan dari sejumlah saksi ikut memperkuat polisi untuk menjadikan Welem sebagai terangka.

“Penetapan tersangka terhadap saudara WW dilakukan penyidik berdasarkan dua alat bukti yang ada dan juga keterangan dari saksi-saksi,” kata Kepala Satuan Narkoba Polresta Pulau Ambon, AKP Jufri Djawa saat dikonfirmasi, Rabu.

Welem sendiri telah menjalani tes urine setelah ia ditangkap dan hasilnya positif narkoba.

Begitu pun alat isap sabu miliknya yang diperiksa di laboratorium Makassar hasilnya ditemukan residu sabu yang menempel di alat isap sabu tersebut.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 127 ayat 1 huruf A dengan ancaman hukuman paling ringan empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Adapun Pasal 112 ayat 1 berbunyi: Tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Sedangkan bunyi Pasal 127 ayat 1 huruf a berbunyi: Setiap penyalah guna:
a. Narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup atau paling singkat minimal 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kasus penangkapan terhadap Welem terjadi di kawasan Bandara Pattimura Ambon pada Senin (8/3/2021) pagi.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Ingin RSUP dr Leimena Bisa Melayani Warga Indonesia Timur
Baca Juga :   Kerugian akibat Kebakaran di Silale Ditaksir Mencapai Rp 800 Juta

Saat itu polisi mendapatkan informasi bahwa politisi Partai Demokrat itu sedang membawa narkoba dari Jakarta ke Ambon.

Polisi lalu bergerak ke Bandara Pattimura. Saat pesawat mendarat, dan Welem turun dari pesawat tak lama kemudian ia diringkus polisi saat hendak meninggalkan area bandara.

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita barang bukti berupa alat isap sabu dari dalam tas jinjing tersangka.

Setelah ditangkap, saat itu juga tim satuan Narkoba Polresta Pulau Ambon langsung membawa yang beraangkutan ke kantor Polresta Pulau Ambon untuk menjalani pemeriksaan. (KIP)

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait