7 Pembangkit Listrik PLN di Maluku dan Maluku Utara Miliki Proper Biru, Apa Itu?

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Tujuh unit pembangkit listrik di Maluku dan Maluku Utara diketahui telah menyandang predikat Anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) Biru Periode 2019 – 2020.

Adapun ketujuh unit pembangkit listrik tersebut antara lain PLTD Poka, PLTD Hative Kecil, PLTD Kairatu, PLTD Namlea, PLTD Kayumerah, PLTD Tobelo dan PLTU Tidore.

Manager PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Maluku, Muh. Rusli Sain menuturkan bahwa raihan PROPER Biru tersebut melebihi target yang dicanangkan pada periode 2019-2020.

“Alhamdulillah dari 6 unit pembangkit yang kami targetkan untuk mendapatkan Proper Biru di periode 2019-2020, kini 7 unit pembangkit kami di Maluku dan Maluku Utara memiliki Proper Biru,” kata Rusli dalam.keterangan tertulisnya yang diterima Kampiun.co.id, Senin (15/3/2021).

Ia mengatakan pencapaian yang didapat ketujuh unit pembangkit listrik itu meeupakan prestasi sekaligus bentuk komitmen PLN di wilayah Maluki dan Maluki Utara untuk tetap melestarikan lingkungan hidup.

“Tentu prestasi ini menjadi semangat optimisme baru lagi bagi kami untuk terus berkomitmen dalam melakukan pengelolaan lingkungan hidup,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Proper adalah evaluasi kinerja penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di bidang pengelolaan lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Baca Juga :   Tingkatkan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN Ganti 38 PLTD Menjadi PLTS di Maluku dan Maluku Utara

Dilansir melalui proper.menlhk.go.id, di tahun 2020 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Proper menambahkan kriteria sensitifitas dan daya tanggap perusahaan terhadap kebencanaan dalam penilaian aspek pemberdayaan masyarakat.

Adapun dengan mendapatkan kategori Proper Biru maka ketujuh unit pembangkit PLN di Maluku dan Maluku Utara tersebut telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan  ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ketujuh PLN pembangkit itu dinilai telah memenuhi ketenruan meliputi bidang penilaian tata kelola air, penilaian kerusakan lahan, pengendalian pencemaran laut, pengelolaan limbah B3, pengendalian pencemaran udara, pengendalian pencemaran air dan implementasi AMDAL, (KPT)

Baca Juga :   Tingkatkan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN Ganti 38 PLTD Menjadi PLTS di Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkini

Tarawih Pertama di Masjid Alfatah Ambon Dipadati Jamaah, Prokes Tetap Jalan

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Masjid Raya Alfatah Ambon menggelar shalat tarawih perdana menjelang 1 Ramadhan 1442 Hijriah, Senin malam (12/4/2021).Shalat tarawih perdana ini...

Berita Terkait