6 Tersangka Penjual Amunisi dan Senjata Api ke KKB Segera Diserahkan ke Jaksa

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Enam tersangka penjual amunisi dan senjata api ke kelompol kriminal bersenjata (KKB) di Papua tak lama lagi akan menjalani disidangkan di pengadilan negeri Ambon.

Pasalnya penyidik Polresta Pulau Ambon yang menangani kasus tersebut akan segera menyerahkan keenam tersangka bersama barang bukti ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Ambon.

Keenam tersangka yang segera diserahkan ke JPU itu yakni SAP dan MRA yang merupakan oknum anggota Polresta Ambon serta SN, RM, HM dan AT yang merupakan warga sipil.

“Kasus jual Senpi dan Amunisi sudah dapat P21 dari jaksa dan besok akan (dilimpahkan) dalam tahap II,” kata Kasubbah Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Isack Leatemia kepada wartawan, Selasa (16/3/2021).

Ia mengatakan kepastian penyerahan para tersangka bersama barang bukti ke JPU itu didapatnya langsungn dari penyidik yang menangani kasus itu.

“Infonya (dari) penyidik,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, aparat Polresta Pulau Ambon menangkap keenam tersangka karena diduga menjual senjata api dan amunisi ke KKB di Papua.

Penangkapan para tersangka itu berawal dari penangkapan seorang warga Bentuni yang kedapatan membawa senjata api dan amunisi pada Rabu (10/2/2021).

Dari hasil pemeriksaan, warga yang ditangkap itu mengaku mendapatkan senjata dan amunisi dari oknum polisi yang bertugas di Polresta Pulau Ambon.

Baca Juga :   Polresta Ambon Bentuk 106 Kampung Tangguh di Ambon dan Malteng

Selain keterlibatan  dua oknum anggota Polri, seorang oknum TNI dari kesatuan 733 Masariku, Praka MS juga sitetapkan sebagai tersangka karena terlibat dalam kasus tersebut.

Oknum anggota TNI itu masih menjalani proses hukum di Denpom XVI Pattimura Ambon.

Seorang oknum Anggota TNI AU juga diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut, sayangnya pihak TNI AU terkesan menutup-nutupi keterlibatan anggotanya itu.

Akibat perbuatannya, keenam termasuk oknum anggota TNI dijerat dengan Pasal 1 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati dan penjara seumur hidup. (KQQ)

Baca Juga :   Arus Pendek Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Silale

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait