5 Fakta Kebakaran di Silale Ambon

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kebakaran hebat yang melanda kawasan Silale, Kecamatan Nusaniwe Ambon menghanguskan sejumlah bangunan, Minggu sore (14/3/2021).

Kebakaran yang terjadi sekira Pukul 16.30 WIT itu baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian setelah tujuh unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun insiden kebakaran itu membuat dua warga mengalami cidera.

Kerugian dari insiden itu juga ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Berikut lima fakta dari insiden kebakaran yang terjadi di kawasan Silale, Ambon.

Kantor DPW Berkarya Ludes

Kebakaran yang terjadi di kawasan Silale itu ikut menghangsukan tiga bangunan yang di dalamnya dijadikan tempat usaha milik warga.

Selain menghanguskan rumah makan padang dan sejumlah toko serta kos-kosan dan warung kelontong, kebakaran hebat itu juga ikut menghanguskan kantor DPW Partai Berkarya yang berada di kawasan itu.

“Kantor DPW Berkarya juga ikut terbakar dalam kejadian itu,” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Isack Leatemia.

Jalan Sultan Babula Ditutup 2 Jam

Kebakaran yang melanda kawasan Silale, Kota Ambon membuat polisi terpaksa menutup sementara ruas jalan Sultan Babulallah selama lebih dari 2 jam lamanya.

Penutupan ruas jalan tersebut membuat antrean panjang kendaraan di ruas jalan utama tersebut.

Sejumlah kendaraan yang bergerak dari arah Talake menuju pusat kota terpaksa dialihkan melalui ruas jalan dr Latumeten sambil melewati kantor Polresta Pulau Ambon untuk menghindari penumpukan kendaraan semakin bertambah parah.

Baca Juga :   Walikota Ambon Lantik Saniri Negeri Batu Merah

Kendaraan yang terjebak di jalan tersbeut baru bisa diizinkan melintas setelah petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan kobaran api di lokasi kebakaran.

Pada Pukul 18.30 WIT arus lalu lintas di jalan tersebut pun kembali normal seperti biasa.

Baca Juga :   Bom di Katedral Makassar Tak Berpengaruh Pada Warga Ambon

Karyawan Rumah Makan Padang Terjun Dari Lantai Dua

Dua karyawan Rumah Makan Padang yang terjebak kebakaran memilih melompat setelah rumah makan tempat mereka bekerja terbakar minggu sore.

Kedua karyawan rumah makan yang memilih melompat dari lantai dua itu diketahui bernama Heru Fernando (30) dan Taufik Mahmud (24).

Keduanya memilih menyelamatkan diri dengan cara melompat setelah kobaran api terus membesar dan mulai menghanguskan lantai dua bangunan.

“Karena sudah terjebak dan tidak bisa turun lagi lewat tangga sehingga mereka keluar lewat jendela dan melompat,” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Isack Leatemia.

Penyebab Kebakaran Diduga karena Kosleting

Kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan Silale, Kecamatan Nusnaiwe, Ambon diduga dipicu oleh adanya arus pendek.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kosleting arus listrik,” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Isack Leatemia kepada wartawan, Minggu malam.

Menurut Isack dari penyelidikan sementara yang dilakukan dan berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, diduga kosleting terjadi di lantai dua rumah makan Padang.

Sejumlah saksi juga mengakui kobaran api pertama kali muncul di lantai dua rumah makan tersebut.

“Dugaan kosleting listrik ini terjadi di lantai dua rumah makan padang,” ujarnya.

Untuk kepentingan penyelidikan aparat Polresta Pulau Ambon telah memasang garis polisi di depan bekas bangunan rumah makan tersebut.

Baca Juga :   Palsukan Identitas, Seorang WN Belanda Ditangkap Polisi di Ambon

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 800 Juta

Kepolisian Polresta Pulau Ambon mememastikan kerugian yang diakibatkan dari insiden kebakaran di kawasan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Ambon mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Isack Leatemia meski tidak menimbulan korban jiwa namun kerugian materil dari kebakaran itu sangatlah besar.

Baca Juga :   Hujan Hanya Sesaat, Kawasan Sam Ratulangi Ambon Tiba-tiba Berubah Seperti Sungai

“Kerugian akibat musibaj kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 800 juta,” kata Isack. (KSP)

Berita Terkini

Tarawih Pertama di Masjid Alfatah Ambon Dipadati Jamaah, Prokes Tetap Jalan

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Masjid Raya Alfatah Ambon menggelar shalat tarawih perdana menjelang 1 Ramadhan 1442 Hijriah, Senin malam (12/4/2021).Shalat tarawih perdana ini...

Berita Terkait