Categories
KOTA AMBON

Gelar Rakon, Widya Harap TP-PKK Tetap Eksis di Tengah Pandemi Covid-19

AMBON- Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku menggelar Rapat Konsultasi (Rakon) Tahun 2020 yang berlangsung di Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Senin (30/11/2020). Rakon TP-PKK Provinsi Maluku dibuka oleh Asisten I Setda Maluku, Franky Papilaya, mewakili Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Rakon dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, diikuti seluruh Ketua TP-PKK-Kabupaten/Kota, serta pengurus dan anggota TP-PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku.

Dalam arahannya, Widya mengatakan, selama ini, banyak hal yang telah dilakukan TP-PKK baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Meskipun dalam suasana menghadapi pandemi Covid-19, TP-PKK tetap eksis melaksanakan Gerakan 10 Program Pokok yang diimplementasikan ke dalam empat Pokja.

Dijelaskannya, Pokja I yakni program penghayatan dan pengamalan Pancasila dan gotong royong. Untuk program ini, jelas Widya, kegiatannya berupa aktualisasi nilai-nilai empat konsensus dasar bagi masyarakat dan program kemitraan, pengembangan wawasan kebangsaan, serta Gotong Royong, seperti pengajian dan pemberian bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pokja II adalah program pendidikan, keterampilan dan kehidupan berkoperasi,
Untuk program kegiatan yang dilaksanakan yakni pembinaan PAUD inisisasi 0-3 tahun pada 3 posyandu binaan TP-PKK Provinsi Maluku, serta kunjungan kerja ke PAUD di sejumlah Kabupaten/Kota. Khusus untuk kehidupan berkoperasi, kegiatan yang dilaksanakan berupa sosialisasi UP2K PKK di Kabupaten/Kota.

Bidang Pokja III, lanjut dia, adalah program pangan, sandang, papan dan tata laksana rumah tangga. Untuk program pangan, jelas Widya, kegiatan yang telah dilaksanakan berupa kebun percontohan PKK, hidroponik, pembagian alat pengolahan pangan lokal di sejumlah Kabupaten/Kota, juga pemberian bantuan dana stimulan untuk pemberdayaan pangan lokal di Kabupaten/Kota dan pemberian bantuan teknologi tepat guna ikan asap cair.

“Untuk program sandang, bekerjasama dengan Dekranasda Provinsi Maluku untuk promosikan kain tenun asal Maluku,” jelas Widya.

Sementara itu, pada bidang Pokja IV yakni program kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat. Untuk program bidang kesehatan, lanjut Widya, dirinya sebagai Duta Parenting Maluku bekerjasama antara TP-PKK dengan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku telah mengukuhkan Mama, Ina, Jinang, Asnib Renad dan Enang Parenting di 11 Kabupaten/Kota pada 19 Desember 2019. Tujuannya untuk memaksimalkan program potong pele stunting.

“Selain itu, kegiatan kunjungan ke posyandu-posyandu di Kabupaten/Kota. Kami juga melakukan kunjungan pada anak- anak dan orang tua tidak mampu yang mengalami masalah kesehatan.
Memfasilitasi pengobatan dan kelengkapan administrasi dokumen kesehatan untuk anak yang menderita hidrosephalus, bayi penderita tumor, gizi buruk, anak tumor mata yang kemudian dirujuk ke Makassar,” terang Widya.

Masih kata Widya, untuk program kelestarian lingkungan hidup, TP-PKK Provinsi Maluku bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku telah mengadakan kegiatan edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat.

“Ada juga kegiatan penanganan Covid-19, dimana secara nasional sesuai arahan Bapak Presiden, secara serentak dilaksanakan kegiatan Gebrak Masker di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Maluku pada 17 Agustus 2020,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Widya, masih banyak program dan kegiatan yang belum dilaksanakan secara optimal, akibat dari adanya pandemi Covid-19.

“Karena itu, melalui Rakon TP-PKK 2020 ini, saya ingin mengajak kita semua agar secara efektif dan efisien bekerja meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan Gerakan PKK di semua jenjang. Jadikan forum Rakon untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dari masing masing daerah,” ajaknya.

Widya berharap, momentum Rakon ini dapat menjadi daya ungkit, guna meningkatkan kinerja para anggotanya di semua jenjang.

“Saya harap ibu-ibu anggota TP-PKK dapat
lebih proaktif lagi dalam pengelolaan Gerakan PKK agar dapat meningkatkan dan mensejahterakan keluarganya di setiap lini kehidupan,” harap Widya.

Pada kesempatan itu, Widya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Maluku selaku Ketua Pembina TP-PKK Provinsi Maluku, serta seluruh OPD terkait yang merupakan anggota pembina.

“Sebagai mitra kerja, TP-PKK juga menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati/Walikota selaku Pembina TP-PKK di tingkat Kabupaten/Kota atas semua bantuan dan kerjasama dalam mensukseskan Gerakan PKK di Provinsi Maluku,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku selaku Pembina TP-PKK dalam sambutannya yang disampaikan Asisten I Setda Maluku, Franky Papilaya, mengucapkan terima kasih, dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK, mulai dari tingkat Provinsi, maupun Kabupaten/Kota, yang sudah bekerja keras, membantu pemerintah daerah dalam program pembangunan, di segala bidang.

Mantan Dankor Brimob Polri ini juga menyambut baik kegiatan Rakon yang digelar tersebut.

“Forum ini memiliki peran strategis dalam membahas berbagai tantangan yang sedang dihadapi, maupun langkah-langkah kedepan untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri. Ini menjadi momentum untuk mengevaluasi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, dan sosialisai program TP-PKK Provinsi Maluku tahun 2021,” katanya.

Dia juga berharap agar TP-PKK di setiap jenjang dapat membantu pemerintah dalam menangani Covid-19.

“Sebentar lagi kita akan melaksanakan proses vaksinasi Covid-19. Saya berharap kepada Tim Penggerak PKK, melalui dasawismanya untuk dapat terus mensosialisasikan pentingnya vaksin Covid-19, agar kita semua dapat terbebas dari penyebaran virus ini,” tandas Gubernur (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Kunker Ke MBD, Gubernur Serahkan Bantuan Senilai Rp313 M

TIAKUR,- Saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Maluku Barat Daya, Gubernur Maluku, Murad Ismail, menyerahkan secara langsung bantuan kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten MBD senilai Rp313 miliar.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Pemerintah Provinsi Maluku memberikan bantuan pada beberapa bidang, yaitu bidang pendidikan, kesehatan, perikanan, pertanian, koperasi dan infrastruktur. Bantuan tersebut bersumber dari APBD Provinsi Maluku dan Kementerian PUPR.

Bantuan yang diserahkan Gubernur di Gedung Serbaguna Tiakur itu, dilakukan secara simbolis saat pertemuan dan tatap muka bersama Forkopimda Kabupaten MD serta masyarakat penerima bantuan, Senin (30/11/2020).

Gubernur menyebutkan, penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku kepada pemerintah Kabupaten MBD. Bantuan ini juga bertujuan untuk meningkatkan sumber daya yang ada di MBD dan diharapkan bermuara pada peningkatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat.

“Sebagai pemimpin di Maluku, kedatangan saya ini untuk mendengar secara langsung persoalan apa saja yang dihadapi Pemerintah Kabupaten MBD, dan juga masyarakat MBD,” ungkapnya.

Ia berharap, bantuan Pemerintah Provinsi Maluku ini dapat dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh penerima bantuan untuk kesejahtraan masyarakat di daerah ini.

Bantuan senilai Rp313 miliar yang diserahkan oleh Gubernur itu yakni bantuan di bidang pendidikan senilai Rp11,17 miliar, bantuan di bidang kesehatan senilai Rp44,824 miliar, bantuan di bidang infrastruktur senilai Rp28,150 miliar, bantuan dari Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan senilai Rp90 miliar, bantuan dari Balai Cipta Karya senilai Rp82 miliar, bantuan dari Balai Wilayah Sungai Maluku senilai Rp55 miliar, bantuan kepada sektor pertanian senilai Rp1.476 miliar, dan bantuan di sektor koperasi sebesar Rp740 juta.

Kedatangan orang nomor satu di Maluku ini sempat dipolitisir oleh sekelompok orang yang mangkait-kaitkannya dengan Pemilihan Kepala Daerah yang akan digelar di MBD pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya datang ke MBD bukan untuk berkampanye atau konsolodasi partai politik. Kunjungan kerja saya murni untuk mendengar dan menerima aspirasi masyarakat dan pemerintah Kabupaten MBD, sekaligus membawa bantuan buat pemerintah dan masyarakat di sini,” tandasnya.

Ikut dalam rombongan Gubernur ke MBD yakni, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi, serta tiga pimpinan Balai UPT Kementerian PUPR di Maluku. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Gubernur Maluku Pimpin Upacara HUT KORPRI di Pulau Terdepan

TIAKUR, – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-49 di Provinsi Maluku, tahun ini berlangsung berbeda. Gubernur Maluku, Murad Ismail, selaku inspektur memimpin upacara langsung di salah satu pulau terluar Indonesia.

Berlokasi di Lapangan Kalwedo, Tiakur, Pulau Moa, Gubernur memimpin upacara bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten itu. Sebagai kabupaten kepulauan, wilayah terdiri dari 48 buah pulau (baik pulau kecil maupun besar) termasuk didalamnya tujuh buah pulau terluar yang berada di kawasan perbatasan Negara.

Gubernur mengaku bangga bisa menghadiri upacara HUT KORPRI ke-49 di salah satu wilayah perbatasan Kabupaten MBD. Kehadirannya itu merupakan salah satu dari agenda kunjungan kerjanya di MBD.

“Saya merasa bangga bisa melaksanakan upacara KORPRI kali ini di salah satu daerah perbatasan bersama-sama dengan ASN di kabupaten ini. Semoga dapat memberikan kesan dan motivasi bagi saudara-saudara sekalian untuk semakin meningkatkan pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara,” katanya.

Menurut Gubernur, HUT KORPRI yang diperingati setiap tanggal 29 November itu, menjadi momentum refleksi terhadap kinerja yang telah dicapai, sekaligus untuk menjaga dan meningkatkan solidaritas, serta soliditas anggota Korps Pegawai Republik Indonesia.

Meskipun peringatan HUT tahun ini dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19 yang telah menimbulkan krisis kesehatan dan ekonomi, bahkan berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat.

“Di sisi lain, peringatan HUT KORPRI tahun ini juga kita laksanakan pada momentum agenda politik pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara serentak pada 270 daerah di Indonesia, termasuk pula di Maluku yaitu di Kabupaten MBD, Seram Bagian Timur, Buru Selatan, dan Kepulauan Aru,” jelasnya.

Bertolak dari situasi dan kondisi yang dihadapi bangsa saat ini, lanjut Gubernur, peringatan kali ini mengambil tema, “KORPRI Berkontribusi, Melayani dan Mempersatukan Bangsa”.

Tema HUT KORPRI tahun ini menurutnya, bermaksud menunjukkan jati diri, hakikat, fungsi dan tujuan kehadiran organisasi KORPRI yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 tahun 1971 tentang Korps Pegawai Republik Indonesia.

Sebagai pedoman dalam mengemban tugas dan fungsi KORPRI kedepan, Gubernur menegaskan kepada seluruh anggota KORPRI di Provinsi Maluku beberapa hal-hal penting.

Pertama, anggota KORPRI harus terpanggil untuk mengambil peran dan memberikan kontribusi sesuai tugas pokok dan fungsinya, dalam penanganan covid 19 terutama untuk membantu dan melayani masyarakat dalam menghadapi krisis saat ini.

“Tugas mulia inilah yang harus saudara-saudara emban untuk memastikan negara hadir untuk melayani dan mengayomi rakyatnya,” jelasnya.

Kedua, lanjut Gubernur, untuk menjamin Pilkada berjalan secara aman, berkualitas, demokratis dan akuntabel, maka seluruh anggota KORPRI harus menjaga integritas dan netralitas, serta tidak terjebak dengan praktek politik praktis yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena pada akhirnya akan merugikan diri baik sebagai anggota KORPRI, maupun ASN.

“Saudara-saudara juga dapat mengiplementasikan fungsi KORPRI sebagai perekat dan pemersatu bangsa yang bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik. Jaga martabat dan kehormatan sebagai anggota KORPRI dengan menjunjung tinggi norma dan nilai-nilai yang terkandung dalam Panca Prasetya KORPRI,” katanya.

Ketiga, tegas Mantan Dankor Brimob Polri, memasuki revolusi industri jilid 4 dengan tantangan kompetisi dan perubahan dunia yang sangat cepat, maka seluruh anggota KORPRI harus mampu menghadapi persaingan dengan cara dan terobosan baru.

Kuncinya adalah kecepatan, kreatifitas dan inovasi. Para anggota KORPRI harus berani mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi dan meninggalkan pola pikir lama. Anggota KORPRI sebagai birokrasi, harus berubah dan dapat membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, serta cepat beradaptasi dengan perubahan.

“Dalam kedudukan Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, saya mengucapkan selamat ulang tahun KORPRI ke-49, sekaligus memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota KORPRI yang telah menjalankan tugas dan pengabdian tanpa batas, bagi kemajuan bangsa dan daerah, serta kemaslahatan masyarakat Maluku,” tegasnya. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Wakapolda Jateng Ingatkan Seluruh Petugas Pengamanan Pilkada Harus Sehat

SEMARANG – Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji mengingatkan kembali kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Pilkada Serentak 2020 benar-benar dalam kondisi sehat.

“Pilkada tinggal beberapa hari lagi. Bidang Kedokteran dan Kesehatan pastikan personel H-3 pemungutan suara, tanggal 9 Desember 2020 harus sehat,” katanya saat memimpin apel pagi di Halaman Mapolda Jateng, Senin (30/11/2020).

Selain itu, Wakapolda Jateng juga mengimbau personel pengamanan untuk kembali mengecek perlengkapan perorangan yang harus dibawa saat bertugas.

“Saat ini kita hidup berdampingan dengan Covid-19. Cek kembali perlengkapan perorangan yang harus dibawa oleh personel yang terlibat pengamanan Pilkada Serentak 2020. Selain harus berlangsung aman, lancar, Pilkada juga harus sehat. Sebelum, saat dan setelah pengamanan Pilkada, personel pengamanan harus sehat,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji kembali mengguggah semangat Kebangsaan personel Polda Jateng dengan yel yel.

“Siapa Kita, Indonesia. Apa Idiologi Kita, Pancasila. Apa Kewajiban Kita, Bela Negara. NKRI, harga mati,” ucap Wakapolda ditirukan seluruh personel. (Art)

Categories
KOTA AMBON

Sigap, TNI-Polri Evakuasi Mobil tertimpa Pohon Tumbang di Lamongan

Lamongan,- Curah hujan yang mulai terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi suatu pantauan tersendiri bagi seluruh pihak.

Hujan deras disertai angin yang terjadi di depan Mall Pelayanan Publik Lamongan pada hari Minggu, 29 November 2020 malam, mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Bahkan, pohon itu menimpa salah satu mobil yang parkir di area tersebut.

Ikhwan (26), salah satu warga di lokasi sekitar mengungkapkan hujan deras disertai angin itu terjadi kurang lebih hampir satu jam. “Kena terjangan angin. Pohonnya langsung menimpa mobil disitu,” ujarnya.

Mendengar kabar adanya kejadian itu, anggota Koramil bersama Polsek setempat pun langsung menuju ke lokasi kejadian.         Dengan dibantu oleh warga, mobil tersebut pun akhirnya berhasil diselamatkan dan tak ditemukan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.(*)

Categories
KOTA AMBON

Origami Ditengah Libur Sekolah

Boven Digoel, Papua- Pelajar di perbatasan Indonesia-Papua Nugini seakan terhibur dengan adanya permainan Origami yang disuguhkan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY.

Bukan hanya permainan biasa, Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin menjelaskan jika permainan itu, juga diwarnai dengan adanya beberapa materi belajar.

“Permainannya melatih kesabaran dan mental. Sebenarnya itu hanya permainan biasa, tapi kita selingi adanya beberapa materi belajar mengajar,” ujarnya. Minggu, 29 November 2020.

Serda Eguh Pambudi, salah satu anggota Satgas mengatakan jika permainan itu, disambut antusias oleh para pelajar di Kampung Prabu, Distrik Jair. “Jadi, anak-anak ini bisa merasakan asyiknya bermain sambil belajar,” kata dia.

Categories
KOTA AMBON

HUT Korpri di Lingkungan Kodam Brawijaya Jadi Motivasi Peningkatan Layanan Publik

Surabaya,- Meski digelar secara virtual, peringatan HUT Korpi ke-49 di lingkungan DPK Sub Unit Kodam V/Brawijaya, ternyata memberikan kesan tersendiri.

Pada tema Korpri Berkontribusi Melayani dan Mempersatukan Bangsa dalam upacara virtual yang digelar di Aula Makodam V/Brawijaya, Minggu, 29 November 2020 pagi, Kepala Staf Kodam, Brigjen TNI Agus Setiawan mengimbau para Korpri agar bisa meningkatkan kinerja, terutama di bidang pelayanan publik sekaligus mendukung program Pemerintah melalui taat protokol kesehatan.

Beberapa penekanan lainnya pun, dijelaskan oleh Kasdam yang hadir mewakili Pangdam, Mayjen TNI Suharyanto dalam upacara virtual tersebut, salah satunya menjaga netralitas dalam Pilkada serentak mendatang.

“ASN harus netral, serta memantapkan fungsi organisasi Korpri sebagai perekat dan pemersatu bangsa,” katanya.

Terpisah, Ketua Korpri DPK Sub Unit Kodam V/Brawijaya, Artik menilai jika penekanan yang dijelaskan oleh Kasdam itu, seakan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Korpri lainnya, terlebih memberikan pelayanan prima pada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan prima itu bisa dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Itu masuk pada pelayanan eksternal. Sedangkan pelayanan prima internal yaitu, pelayanan yang mudah dan cepat,” jelasnya.

 

Categories
KOTA AMBON

Hadiri Maulid Nabi di Desa Kaitetu, Widya Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

KAITETU- Pembina Majelis Ta’lim Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail mengajak seluruh undangan, ibu-ibu yang tergabung dalam majelis ta’lim dan masyarakat Desa Kaitetu untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan.

Hal itu disampaikan Widya, saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
1442 H di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (29/11/2020) yang digagas Majelis Ta’lim Silaturrahim Provinsi Maluku.

Selain untuk memaknai perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid ini sekaligus sebagai ajang mempererat ukhuwah islamiyah bersama ibu-ibu yang tergabung dalam majelis ta’lim yang ada di Desa Kaitetu.

Mengawali sambutannya, Widya mengajak seluruh undangan dan masyarakat yang hadir untuk tidak henti-hentinya bersyukur atas nikmat sehat, iman dan Islam, hingga dapat hadir mengikuti peringatan Maulid Nabi.

Tak lupa, Isteri Gubernur Maluku ini juga mengapresiasi peringatan maulid yang digagas Majelis Ta’lim Silaturrahim Provinsi Maluku dan Majelis Ta’lim yang ada di Desa Kaitetu, terutama dalam pembinaan keagamaan bagi umat Islam di Maluku.

“Peringatan Maulid Nabi SAW ini sangat besar maknanya. Selain silaturahmi, juga bagian pembinaan mental spiritual umat muslim oleh majelis ta’lim,” kata Widya.

Dikatakannya, dari
sekian ragam peristiwa penting dalam Islam, peristiwa Maulid bukan saja memiliki makna memorial kelahiran Rasulullah SAW, melainkan juga memiliki makna kontekstual yang menjadi kekuatan yang merevitalisasi dan mampu mendorong semangat kita dalam berbenah, utamanya dalam menyemangati kita untuk mengukir sejarahnya pada masa kini dan di masa depan.

“Semangat Maulid, akan menjadi modal untuk mengembalikan kegairahan melahirkan pribadi- pribadi muslim yang kuat dan taat,” kata Widya mengingatkan.

Ia menambahkan, peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa yang wajar bagi manusia pada umumnya, tetapi karena rasa mencintai dan mengagumi atas kesabaran dan keberhasilan Nabi Muhammad SAW dalam mengembangkan syiar Islam, maka para pemeluknya memperingati peristiwa kelahirannya dengan selalu mengenang sejarah perjuangan beliau dari masa ke masa.

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salllam (SAW), sebut Widya, diberi keistimewaan berupa watak dan kepribadian luhur serta beragam kebaikan. Allah menghiasinya dengan sifat-sifat mulia yang terangkum dalam dua kata “akhlaqul-karim” (akhlak mulia).

“Pertanyaannya kemudian, apa yang perlu kita contoh dari perilaku baginda Nabi dalam peringatan maulid ini? Tentunya adalah kepribadian, akhlak, budi pekerti, kearifan, keadilan, sikap, tutur kata dan kesantunan beliau. Selanjutnya Rasulullah selalu memimpin dan mendorong umat untuk terus menuntut ilmu, terus bekerja keras. Beliau tidak menyukai dan melihat umat yang bermalas-malasan, yang mudah menyerah, dan hanya pandai mengeluh dan menggerutu,” imbaunya.

Untuk itu, Widya mengajak seluruh umat muslim dimana pun berada agar selalu meneladani kepribadian Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada
keluarga-keluarga kita, keluarga muslim dan muslimah, masyarakat bahkan bangsa dan negara, teladanilah Nabi karena banyak sekali nilai-nilai dan perilaku, sikap, dan keteladanan beliau yang telah ditunjukan dan digambarkan dalam sirah-sirah beliau. Semoga dengan momentum peringatan Maulid ini semakin erat ukhuwah Islamiyah diantara kita, Khususnya Ibu-Ibu yang tergabung dalam Majelis taklim, Kittahnya dan marwah terus dijaga,” tandas Widya.
Turut hadir dalam Acara Maulid, Kakanwil Depag Provinsi Maluku Djamludin Bugis. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Gubernur Canangkan “Gerakan Jumat Berkuda” di Kaki Gunung Kerbau

TIAKUR,- Gubernur Maluku, Murad Ismail, mencanangkan Gerakan Jumat Berkuda di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Pencanangan dilakukan orang nomor satu di Maluku itu bertempat di kaki Gunung Kerbau, Pulau Moa, Minggu (29/11).

Gunung Kerbau sendiri adalah salah satu destinasi dan ikon wisata di MBD. Gunung yang menghadirkan sensasi berbeda, karena adanya gradasi padang sabana yang ditumbuhi rumput kering coklat kemerahan laiknya dataran Afrika itu, telah menorehkan prestasi sebagai dataran tinggi terpopuler nomor tiga di Indonesia dalam ajang penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award tahun 2019.

Di sekitar kaki Gunung Kerbau ini, dapat dijumpai kerbau-kerbau Moa serta kuda khas daerah ini. Gubernur mengakui, kuda adalah sarana transportasi tradisional masyarakat MBD yang sampai saat ini masih terjaga.

“Ini salah satu bentuk kearifan yang harus tetap terpelihara, karena menjadi identitas dan ciri khas serta keunikan daerah ini,” kata Gubernur di lokasi rumah singgah Agrowisata Kerbau Moa yang berhadapan langsung dengan Gunung Kerbau.

Gerakan Jumat Berkuda mewajibkan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten MBD pada setiap hari Jumat menjadikan kuda sebagai sarana trasportasi ke kantor.

“Saya berharap gerakan ini juga dapat memberikan dampak positif, khususnya bagi peningkatan ekonomi masyarakat peternak kuda,” harapnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati MBD, Melky Lohy, mengatakan, sejak dipercayakan menjadi pejabat sementara bupati di daerah ini, dirinya melihat kuda sebagai anugerah Tuhan yang mesti dipertahankan dan dilestarikan.

“Kami berharap MBD akan dikenal luas sampai ke mancanegara karena kuda dijadikan sebagai sarana transportasi pelat merah,” ujarnya.

Dikatakannya, selama ini banyak anggaran daerah yang digunakan untuk pengadaan kendaraan dinas. Namun di daerah ini ternyata mempunyai potensi kuda untuk menjadi alat transportasi bagi ASN.

Menikmati naik kuda ke kantor, kata Lohy, adalah sesuatu yang istimewa dan tidak dijumpai di tempat lain. Dengan naik kuda ke kantor, lanjut dia, akan mengurangi polusi udara dan pengurangan penggunaan BBM yang sampai saat ini menjadi masalah bagi dunia.

“Dengan membeli kuda dari masyarakat juga, sudah pasti pendapatan masyarakat akan meningkat” jelasnya.

Menurutnya, pencanangan Gerakan Jumat Berkuda di MBD oleh Gubernur ini, menjadi tonggak sejarah, menjadikan kota Tiakur sebagai kota hijau dan kota sehat bagi masyarakatnya.

“Tiakur juga bisa menjadi kota wisata yang baru dari MBD, yakni wisata berkuda,” ujarnya.

Setelah mencanangkan Gerakan Jumat Berkuda, Gubernur lantas menaiki dan menunggangi kuda bersama Penjabat Bupati MBD serta sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemprov Maluku, pimpinan Balai UPT Kementerian PUPR di Maluku, Ketua dan anggota DPRD Provinsi Maluku yang ikut serta dalam rombongan Gubernur ke MBD. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Babinsa Nyamplungan Beraksi Putus Pandemi

Surabaya,- Seakan tak patah semangat, Babinsa di wilayah kodim 0830/Surabaya Utara terus mengambil sikap tegas memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah teritorialnya.

Kali ini, upaya itu digencarkan oleh Babinsa Nyamplungan bersama instansi terkait lainnya. Sabtu, 28 November 2020.

Kolonel Inf Sriyono menjelaskan, upaya itu merupakan tindak lanjut adanya instruksi Presiden, sekaligus Peraturan Daerah (Perda) nomor 02 tahun 2020, sekaligus Peraturan Gubernur (Pergub) Trantibum Jatim nomor 53 tahun 2020 terkait adanya sanksi bagi warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

“Pengendara juga kita razia. Ada sanksi berupa teguran atau sosial, dan juga kita lakukan swab test,” ujarnya.

Dari hasil yustisi tersebut, setidaknya terdapat 5 warga yang kedapatan tak patuh protokol kesehatan. Kelimanya, diberikan sanksi beragam, termasuk salah satunya mengucapkan isi Pancasila. “Supaya kesadarannya meningkat. Memang sengaja kita berlakukan sanksi sosial serupa,” bebernya. (*)