Categories
KOTA AMBON

Nisrina Alifa Raih Best Talent 2020

JAKARTA,- Putri Remaja Indonesia (PRI) 2020, Nisrina Alifa Tunny, akhirnya menyelesaikan tugasnya sebagai putri Remaja Indonesia 2020 perwakilan Provinsi Maluku di malam Grand Final yang berlangsung di Ballroom Hotel Ciputra, Jakarta, Jumat (30/10/2020) malam.

Kendati tidak meraih juara di ajang bergengsi itu, namun siswi kelas 3 SMP Lentera Harapan Ambon yang akrab disapa Ririn itu dianugerahi predikat Best Talent atau Putri Remaja Indonesia Berbakat 2020.

“Alhamdulillah, Ririn mendapat gelar sebagai Best Talent atau Putri Remaja Berbakat 2020. Ini juga sudah menjadi capaian yang positif untuk Ririn melangkah kedepan,” kata Herdajani bin Umar dari Dinas Pariwisata Provinsi Maluku yang bertindak sebagai mentor dan pendamping Nisrina Alifa selama kegiatan ini berlangsung.

Dikatakannya, pemilihan Putri Remaja Indonesia ini sama seperti ajang Puteri Indonesia atau Miss Indonesia versi remaja, sebagai icon remaja dan anak Indonesia yang nantinya akan aktif di kegiatan keremajaan dan sosial.

Peserta PRI 2020 adalah remaja putri berusia 13 hingga 17 tahun dari seluruh provinsi di Indonesia yang sudah lolos dari beberapa tahapan seleksi, baik dari seleksi online maupun offline.

“Ajang ini diselenggarakan dalam rangka ikut mensukseskan program pemerintah dalam membentuk karakter anak Indonesia yang cerdas, kreatif dan bertakwa,” ujar Herdajani yang juga pengasuh Sanggar Mawar Jingga di Ambon ini.

Dalam ajang PRI 2020, Vania Alodia, peserta dari Jawa Barat 1 meraih gelar juara 1 dan berhak mengenakan crown PRI selama satu kedepan. Sementara Ririn berhasil meraih Best Talent bersama dua peserta lainnya yakni, Anak Agung Istri Savitri Maheswari dari Yogyakarta, dan Andi Cantika Anastasya Khairiya dari Sulawesi Selatan 2.

Ririn sendiri mengaku bahwa dukungan dan doa dari masyarakat Maluku telah menjadi energi positif baginya menghadapi ajang ini. Ia pun menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa berikan yang terbaik buat Maluku.

“Terima kasih untuk dukungan dari seluruh masyarakat Maluku yang diberikan kepada saya. Moment ini telah menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat penting buat saya,” ujar putri kelahiran Ambon 13 Desember 2006 tersebut.

Ucapan terima kasih juga dia sampaikan kepada Gubernur Maluku Murad Ismail, bersama Ibu Widya Pratiwi Murad Ismail, yang sudah mendukungnya selama ini.

Sebelum tampil di grand final menghadapi 32 peserta dari provinsi lainnya di Indonesia, Ririn bersama peserta lainnya terlebih dahulu mengikuti sesi karantina selama tiga hari dan mendapat pembekalan dari mentor professional di bidangnya.

Kelas yang diikuti selama masa karantina antara lain public speaking, modeling, kecantikan, inteligensi, lingkungan, serta budaya. Mereka juga mendapat penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba dari BNN (*)

Categories
KOTA AMBON

Sosialisasi Protokol Kesehatan Terus Digencarkan di wilayah Kodim Surabaya Utara

Surabaya,- Tiga pilar di wilayah teritorial Kodim 0830/Surabaya Utara terus bersinergi mensosialiasikan adanya protokol kesehatan.

Tak hanya ditingkat Kelurahan saja, sinergitas itu ternyata berjalan hingga tingkat Kecamatan.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Kecamatan Benowo, Pelda Yusuf bersama beberapa pilar setempat ketika menggelar sosialisasi dan razia protokol kesehatan di Jalan Raya Kendung, Kecamatan Benowo, Surabaya. Kamis, 29 Oktober 2020.

Libur panjang pun, tak menyurutkan pilar setempat untuk gencar melakukan sosialisasi. Dijelaskan Yusuf, upaya itu sengaja digencarkan guna memutus sekaligus mencegah adanya rantai penyebaran Covid-19.

“Ada beberapa lokasi yang kita sasar. Selama ini, warga belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Dari hasil razia itu, setidaknya tiga pilar setempat telah melakukan swab test terhadap 6 warga yang kedapatan tak mematuhi protokol kesehatan. “Untuk sita KTP, ada 5 orang dan teguran lisan 5 orang,” bebernya.(*)

Categories
KOTA AMBON

Lantik Kepengurusan DPD Lasqi dan Buka Rakerda Malra, Ini Pesan Widya MI

TUAL- Ketua Umum DPD Lembaga Seni dan Qasidah Indomesia (Lasqi) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, Kamis (29/10/2020) melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lasqi Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) masa bakti 2020-2024 sekaligus membuka Rapat Kerja (Rakerda) Lasqi di Aula Kantor Bupati Malra.

Pada saat melakukan pelantikan, seluruh pengurus yang dilantik
mengikuti secara serempak sumpah jabatan yang dibacakan langsung oleh Ketua Umum DPD Lasqi Provinsi Maluku.

“Selamat dan sukses atas terlaksananya acara pelantikan. Ini sebagai salah satu upaya kita bersama di dalam membina dan mengembangkan Seni Qasidah dan Budaya Islami di Kabupaten Malra,” kata Widya.

Dalam sambutannya, Widya menekankan enam (6) point penting untuk pengembangan Seni Qasidah dan Budaya Islami di Bumi Larvul Ngabal ini.

Enam point yang menjadi harapan Istri Gubernur Maluku ini yakni, pertama, pembinaan dan pengembangan seni qasidah dan budaya Islami menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya untuk pembentukan karakter anak bangsa, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dapat mendorong setiap insan untuk selalu berbuat kebajikan dan menjauhi kemaksiatan, serta mendorong anak-anak untuk menjauhi gaya hidup modern yang bersifat hura-hura seperti narkotika, kenakalan remaja, pornoaksi dan pronografi.

Kedua, Kabupaten Malra yang memiliki budaya dan adat istiadat yang telah terpelihara dan turun temurun, jika dapat dibina dan dikembangkan secara baik, akan memberikan dampak positif bagi pengembangan industri pariwisata di daerah ini.

Selanjutnya pada poin ketiga, Widya beeharap agar Ketua Umum DPD Lasqi Kabupaten Malra beserta kepengurusan yang baru dilantik, untuk segera menyusun dan menetapkan program/kegiatan maupun arah kebijakan DPD Lasqi, sehingga dapat berperan aktif dalam setiap event Festival Seni Qasidah maupun festival Budaya Islami baik pada tingkat provinsi maupun nasional.

Keempat, DPD Lasqi Malra diminta untuk bersinergi dengan Pemda Kabupaten Malra dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Malra yang maju dan sejahtera.

“Saya percaya saudara Ketua dan seluruh pengurus Lasqi Malra yang baru, mampu mengimplementasikan tugas dan tanggung jawab yang diemban dalam mengembangkan seni budaya Islam yang tepat, yang sesuai dengan situasi, kondisi dan tuntutan masyarakat yang terus maju dan berkembang aspirasinya agar menjadi sebuah sajian hiburan yang menarik,” harap Widya.

Kelima, pelaksanaan Rakerda menjadi momentum unruk mengevaluasi ulang secara keseluruhan posisi organisasi, dengan memperhatikan keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan program kerja yang telah dilaksanakan selama ini.

“Melalui Rakerda ini, saya berharap Lasqi Malra dapat melakukan penataan organisasi dan merumuskan langkah-langkah strategis serta program kerja yang bisa dilaksanakan dalam rangka memperkuat dinamika organisasi Lasqi Malra di masa mendatang,” imbuhnya.

Pada point keenam, Widya mengajak selirih masyarakat
untuk mendukung program-program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

” Saya juga berharap, masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan melalui Gerakan pakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak disertai doa agar kita bisa bebas dari pandemi Covid-19 dan dapat hidup normal kembali,” tandas Widya.
Turut hadir dalam Acara Pelantikan dan Pembukaan Rakerda DPD Lasqi diantaranya, Sekda Kabupaten Malra Yani Rahawarin, Ketua Umum DPD Lasqi Kabupaten Malra Eva Hanubun beserta jajarannya dan sejumlah pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Malra. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Widya Ajak Forpela Malra-Tual Ikut Merawat Kerukunan Beragama

LANGGUR,- Ketua Dewan Penasehat Majelis Taklim dan Forum Perempuan Lintas Agama (Forpela) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, mengajak para perempuan yang tergabung dalam Forum Perempuan Lintas Agama (Forpela) di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, untuk turut membangun dan merawat kerukunan beragama, mulai dari kelompok terkecil di masyarakat.

 

“Perempuan adalah anggota masyarakat yang relatif dekat dengan kehidupan bermasyarakat. Karena itu Forpela harus hadir dan ikut berperan membangun dan merawat kerukungan beragama, baik di Kabupaten Malra maupun Kota Tual,” kata Widya saat melantik pengurus Forpela Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual periode 2020-2024 di Gedung Serba Guna Larwul Ngabal, Langgur, Kamis (29/10/2020).

 

Menurutnya, peran perempuan dalam merawat kerukunan beragama dapat dimulai dari mengedukasi keluarga tentang pentingnya kerukunan hidup beragama, menggalang kerukunan dengan tetangga, hingga kelompok masyarakat yang lebih luas.

 

Dikatakannya, kehadiran organisasi Forpela yang merupakan program dari Kementerian Agama, dan di Provinsi Maluku baru terbentuk di Malra dan Tual.

 

“Semoga ini menjadi contoh baik bagi kabupaten dan kota lainnya di Maluku, untuk melakukan hal yang sama dalam rangka membangun kehidupan rukun dan damai,” harapnya.

 

Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku ini, perempuan adalah panutan bagi anak-cucu dalam berinteraksi sosial keagamaan. Maka kehadiran Forpela dan Majelis Taklim di Malra maupun Tual, harus menyatu dalam kegiatan kerukunan umat beragama.

 

“Gambaran ideal tentang kondisi umat beragama adalah yang saling memahami eksistensi keberagaman orang lain. Ini merupakan sikap yang dibutuhkan masyarakat majemuk,” tandasnya.

 

Widya lantas menghimbau untuk terus bangun semangat baru, menyusun langkah positif untuk meraih masa depan yang lebih baik dengan cara memperkuat hubungan dengan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan hubungan sesama manusia. Dengan begitu, semoga hidup mendapat berkah dan persaudaraan semakin erat.

 

“Mari bangun inovasi, bekerja dan beramal. Tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang diperoleh tanpa kerja keras dan usaha,” katanya mengingatkan.

 

Sementara itu, pengurus Forpela Malra yang dilantik oleh Widya berjumlah 73 orang, sedangkan pengurus Forpela Tual sebanyak 72 orang.

 

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara Nomor 44 Tahun 2020, dan Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tual Nomor 77 Tahun 2020.

 

Pada kesempatan itu, selain mengucapkan selamat dan sukses kepada anggota yang baru saja dilantik sebagai pengurus Forpela Malra dan Tual, Widya juga meminta agar forum perempuan tersebut bisa bekerja sama dalam mengatasi berbagai masalah, serta saling memahami antar anggota.

 

“Dalam setiap acara seperti ini, banyak hikmah dan manfaat yang kita peroleh diantaranya ilmu dan makin eratnya persaudaraan kebersamaan. Saya mengapresiasi apa yang digagas Kakanwil Agama Maluku yang ditindaklanjuti Kakanwil Agama Kabupaten Malra dan Kota Tual,” sebutnya.

 

Acara pelantikan pengurus Forpela Malra dan Tual periode 2020-2024 berlangsung hikmah, dihadiri Gubernur Maluku Murad Ismail, Bupati Malra M. Thaher Hanubun, Ketua TP-PKK Kabupaten Malra Eva Elya Hanubun, Sekda Maluku Kasrul Selang, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Walikota Tual Usman Tamnge, Forkopimda Kabupaten Maluku Tenggara/Kota Tual, majelis taklim, sert para tokoh agama dan pemuda.

Pada kesempatan itu, Gubernur Maluku dan Istri juga menyerahkan paket bantuan kepada penyandang cacat dari keluarga yang kurang mampu.(humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Peringatan Puncak HSP di Perbatasan Indonesia-Australia, Gubernur Ingatkan Bersatu, Pemuda  Mampu Membuat Perubahan

Tual, – Di Puncak Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020, Gubermur Maluku Murad Ismail mengingatkan, dengan bersatu pemuda akan memiliki kekuatan dan  mampu membuat perubahan serta mampu bangkit.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku dalam sambutannya yang dibacakan Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury saat mengikuti Peringatan HSP ke-92 yang dilaksanakan di lapangan Puncak Ohoi Rangangiar, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, Kabupaten Maluku Tenggara yang merupakan wilayah perbatasan antara Indonesia dan Australia.

Dikatakan, Sumpah Pemuda telah menjadi tonggak sejarah kebangkitan pemuda. Menjadi pelopor pemuda untuk ikut serta secara nyata dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui semangat persatuan.

“Dengan tema Bersatu Bangkit, pemuda di tahun 1928, sudah menunjukkan bahwa dengan bersatu pemuda memiliki kekuatan dan mampu membuat perubahan dan mampu bangkit,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan, dalam era digital sekarang ini, pemuda harus kreatif dan inovatif, memiliki karakter dan kapasitas, mampu menjadi solusi serta unggul dalam menghadapi persaingan dunia.

“Hendaknya tema tahun ini juga, menjadi penyemangat untuk memupuk persatuan, saling berkolaborasi, membuka relasi dan membentuk kekuatan dalam mengisi kemerdekaan,” ujarnya.

Harapan akan kemajuan di masa depan, lanjut Gubernur, tidak akan pernah tercapai jika masa depan hanya dipandang sebagai keberlanjutan dari masa sekarang. Atas dasar itu, masa depan harus dirancang, mengingat, pemuda di hari ini adalah gambaran kita di masa depan.

“Jika pemuda di tahun 1928 telah mampu keluar dari pemikiran sempit menuju keterbukaan, maka pemuda era sekarang harus mampu keluar dari zona nyaman, sanggup membuka pandangan, berpikir maju, sanggup merancang masa depan dan bermanfaat bagi sesama,” kata Gubernur.

Menurut mantan Dankor Brimob Polri ini, sejarah kepeloporan

pemuda tahun 1928, harus menjadi semangat pemuda dalam membangun perjuangan serta memberi semangat untuk memberi pengabdian yang lebih besar kepada bangsa dan negara.

“Tidak penting dimana kita berada di daerah perbatasan atau terluar, jauh dari hiruk pikuk ibu kota, tetapi kita mampu memberi pengabdian, maka sekecil apapun yang kita lakukan, telah menjadi tinta yang memberi warna dalam semangat kemajuan untuk menggapai masa depan yang lebih baik,” tandas Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang juga tampak mengikuti  peringatan HSP ke-92 bersama sejumlah pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemkab Maluku Tenggara.

Dalam upacara tersebut seluruh peserta upacara dan tamu undangan  mengenakan pakaian adat dan menerapkan protokol kesehatan.

Pada upacara tersebut, Sony Abner Damamain, bertindak sebagai Komandan Upacara. Sedangkan Putry M Welerubun (16) dari SMA Negeri 2 Malra, Musa Hurulean (17) asal SMA Negeri 1 Kei Besar dan Fransisco Rafra (17) dari SMA Seminari SYT Langgur, bertindak sebagai pengibar bendera. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

KMP Bahtera Nusantara 02 Jawab Tol Laut Maluku

AMBON,- Kehadiran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bahtera Nusantara 02 bantuan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang tiba beberapa hari lalu di Ambon, turut menjawab kebutuhan Tol Laut di kepulauan Maluku. Demikian disampaikan Direktur PD Panca Karya, Rusdy Ambon, Rabu (28/10/2020).

Kapal penyeberangan jenis roro ini dibangun dengan dana APBN tahun anggaran 2018-2019 senilai hampir Rp90 miliar, dan dalam waktu dekat ini akan diresmikan oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Menurut Rusdy, konektivitas antar pulau di Kepulauan Maluku membutuhkan kapal-kapal penghubung, baik kapal perintis maupun kapal motor penyeberangan. Sebelumnya, kendala Maluku selama ini adalah jumlah armada kapal dan frekuensi pelayaran kapal secara rutin dan tepat waktu.

“Kehadiran KMP Bahtera Nusantara 02 ini turut menjawab kebutuhan Tol Laut di Maluku. Artinya, untuk angkutan mobil, barang dan penumpang dari Ambon ke Banda dan Tual, dan sebaliknya sudah terjawab,” ujar mantan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Maluku tersebut.

Selanjutnya untuk mobilisasi orang dan barang ke Kabupaten Kepulauan Aru dan Kepulauan Tanimbar, kata dia, akan dilanjutkan dengan kapal fery ASDP lainnya.

“Dari Tual sudah ada kapal fery ASDP ke Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru, dan ke Larat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ada lagi yang dari Kabupaten Kepulauan Tanimnar ke Maluku Barat Daya dengan kapal fery dari ASDP dan PD Panca Karya. Jadi akses Tol Laut di Maluku perlahan sudah terjawab,” katanya.

Menurut dia, lintasan kapal dengan panjang 71 meter, lebar 14 meter dengan bobot 1500 GT (Gross Ton) itu akan melayari rute Ambon-Banda-Tual PP, sebagaimana ditetapkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI. Pihaknya berencana akan mengusulkan agar di tahun 2021, rute pelayarannya kapal roro ini ditambangkan ke Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Semoga di tahun 2021, rute pelayaran KMP Bahtera Nusantara 02 ditambahkan ke Saumlaki,” katanya.

Diakuinya, KMP Bahtera Nusantara 02 dipersiapkan untuk memperkuat pelayanan pelayaran di Provinsi Maluku. “Ini merupakan kerja nyata Gubernur Maluku Bapak Murad Ismail dalam melobi pemerintah pusat karena salah satu visi besarnya ingin membuka keterisolasian dan konektivitas antar pulau di Maluku,” tandasnya.

KMP Bahtera Nusantara 02 memiliki kapasitas angkut 400 orang dan 29 unit kendaraan campuran (19 unit truk besar dan 10 unit kendaraan) dengan kecepatan percobaan 16 knot per jam.

Kapal ini memiliki reclining seat dan kelengkapan penting lainnya. Seperti kapal penumpang pada umumnya, kapal ini juga dilengkapi dengan ruangan beberapa kelas baik ekonomi maupun bisnis. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Gubernur Letakkan Batu Pertama SMK Perikanan di Maluku Tenggara

Tual, – Gubernur Maluku Murad Ismail dan Bupati Maluku Tenggara Thaher Hanubun melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMK Perikanan yang berlokasi di Raudah, Ohoi Rahangiar, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (28/10/2020).

Untuk diketahui, dilakukannya peletakan batu pertama SMK Perikanan ini, setelah dilakukannya hibah tanah seluas 1 hektar dari Abdul Azis Fakaubun kepada Pemkab Malra.

Pada peletakan batu pertama nampak hadir, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang, sejumlah Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku, para pejabat Pemkab Malra.

Pada kesempatan itu, Gubermur meminta dukungan semua pihak dalam mewujudkan pembangunan SMK Perikanan.

“Saya berharap, setelah peletakan batu pertama ini, pengerjaan pembangunan secepatnya direalisasi. Secara khusus, saya minta dukungan dan kerjasama yang baik dengan masyarakat

Ohoi Rahangiar demi terlaksananya pembangunan sarana pendidikan disini,”harap Gubernur.

Dikatakan, peletakan batu pertama yang di lakukan, menjadi pertanda dimulainya pembangunan.

“Tentunya ini akan menjadi momen bersejarah untuk pengembangan pendidikan di Maluku Tenggara, terlebih lagi, sekolah yang akan dibangun merupakan SMK Perikanan yang diharapkan menghasilkan lulusan tenaga muda handal, yang memiliki keterampilan khusus dan siap memasuki dunia kerja,” kata Gubernur.

Gubenur juga optimis,

dengan hadirnya SMK Perikanan ini, kedepan akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di Maluku, khususnya di Maluku Tenggara.

” Saya berharap dengan adanya SMK Perikanan ini,  kedepan, akan memberikan kontribusi

khususnya dalam menciptakan SDM unggul dan berdaya saing. Olehnya itu, dibutuhkan komitmen kita bersama untuk mewujudkannya,” tandas Gubernur.

Sementara itu, Bupati Malra Thaher Hanubun

menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan kerja Gubernur di Malra.

“Atas nama masyarakat, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur. Saya juga meminta ijin untuk mendirikan SMK Perikanan di daerah, agar generasi muda  bisa mendapat kesempatan belajar,” ungkap Bupati Hanubun.

Usai melaksanakan peletakan batu pertama, Gubernur didampingi Bupati Hamubun beranjak menuju Ohoi Weduar Feer menggunakan Speed Boat untuk melaunching Spot Selam Maluku Tenggara Barat “Coral Harder” milik Pemkab Malra (humasmaluku).

Categories
KOTA AMBON

Wagub Hadiri Puncak Acara Peringatan HSP yang Digelar Kemenpora

AMBON- Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, Rabu (28/10/2020) menghadiri Puncak Acara Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-92 Tahun 2020, yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga secara virtual melalui video conference di Lantai VII Kantor Gubernur Maluku.

Selain Wagub, Peringatan HSP juga turut dihadiri Forkopimda Maluku diantaranya, Kapolda Maluku Irjen Pol Burhanuddin Djafar, Komandan Lanud Pattimura Kol Pnb Sapuan, Rektor Unpatti M.J.Sapteno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Sandi Wattimena dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Momentum peringatan  HSP Tahun 2020 ini dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo dan dihadiri Menteri Kabinet Indonesia Maju dan para Gubernur se-Indonesia.

Peringatan HSP juga digelar oleh seluruh Pemerintah Provinsi. Di Maluku sendiri, Acara Puncak HSP dihadiri langsung Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, unsur Pemuda dan OKP.

Dalam sambutannya Presiden mengatakan, peristiwa Sumpah Pemuda yang sangat bersejarah diharapkan membawa energi positif dalam mempersatukan bangsa.

“Sumpah Pemuda justru membawa energi positif yang menyatukan persaingan dan perbedaan, tidak harus membuat kita melupakan adanya masalah-masalah besar,  kepentingan-kepentingan besar maupun tujuan tujuan tujuan bersama, yang semuanya bisa kita selesaikan dengan cara bersatu dan bekerja sama,” ungkap Presiden.

Dikatakannya, bersatu dan bekerja sama adalah kunci untuk mencapai Indonesia maju. Untuk itu, upaya-upaya untuk menjaga persatuan harus terus dilakukan.

“Menjadi Indonesia tidak cukup hanya dengan menjadi bagian dari wilayah Indonesia. Kita harus bekerjasama merawat Keindonesiaan,” ingatnya.

Keindonesiaan tersebut, menurut Kepala Negara, harus selalu dijaga dengan semangat solidaritàs dan rasa persaudaraan.

“Kita harus saling membantu satu sama lain dalam semangat solidaritas. Tidak ada Jawa, tidak ada Sumatera, tidak ada Sulawesi, tidak ada Papua. Yang ada adalah saudara sebangsa dan setanah air,” imbau Presiden.

Presiden juga menekankan, persatuan harus terus kita perjuangkan  dengan menghargai perbedaan, menjaga toleransi serta menjaga keutuhan kedaulatan NKRI.

Untuk mewujudkan Indonesia yanhlg satu, sebut Presiden, seluruh komponen bangsa harus bekerja sama membangun Indonesia secara adil dan merata, membangun Indonesia sentris dengan membangun dari pinggiran, desa, pulau terdepan, hingga perbatasan.

” Kita juga membangun infrastruktur yang memudahkan konektivitas antar antar wilayah, antar pulau, untuk mempersatukan Indonesia. Dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan, maka masyarakat Papua, masyarakat Aceh, dan masyarakat Indonesia di berbagai wilayah merasa menjadi bagian dari Indonesia, merasa memiliki Indonesia, serta ikut berkontribusi untuk memajukan Indonesia,” tandas Presiden. (humasmaluku)

Categories
KOTA AMBON

Peringatan Maulid Nabi, Jadi Sarana Perkokoh Iman dan Taqwa

Kota Mojokerto,- Ada yang berbeda pada pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar di Masjid Roudhotul Imam, Makorem 082/CPYJ. Selasa, 27 Oktober 2020.

Dalam peringatan itu, Kasrem 082/CPYJ, Letkol Arm Beni Sutrisno mengimbau para jama’ah yang hadir di masjid tersebut, untuk menjadikan peringatan itu sebagai sarana meningkatkan iman dan takwa.

“Banyak hikmah yang bisa dipetik dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad saat ini,” ujar Kasrem.

Selain lantunan ayat-ayat suci AL-Quran, peringatan itu juga diwarnai dengan adanya beberapa pembekalan yang mengarah pada nilai-nilai keprajuritan.

“Sehingga, ketika menjalankan tugas dan kewajiban, dapat dilaksanakan secara optimal,” jelasnya.(*)

Categories
KOTA AMBON

Ngopi Bareng Jurnalis, Kapenrem 083 Bahas Sinergitas Tangkal Hoaks

Kota Malang,- Kepala Penerangan Korem 083/Baladhika Jaya, Mayor Inf Prasetya, H. K, menyebut jika sinergitas antara Korem dengan jurnalis sangat penting guna menangkal adanya hoaks.

Hal itu, ia bahas dalam acara bertajuk ngopi bareng di sebuah resto yang berada di kawasan Kota Malang, Jawa Timur. Senin, 26 Oktober 2020 malam.

“Sinergitas antara TNI, khususnya Korem dengan media sangat penting. Sebab, itu sangat berdampak pada kondusifitas wilayah, terutama menangkal adanya hoaks atau berita yang belum diketahui kebenarannya,” ucapnya.

Selama ini, dirinya menyebut jika sinergitas antara media dengan pihak Korem sudah terjalin dengan sangat baik. Itu terlihat, melalui berbagai rangkaian kegiatan yang selama ini telah berjalan.

“Sebab, musuh besar kita di tengah perkembangan era globalisasi saat ini adalah hoaks. Itu bisa merusak persatuan dan keguyuban masyarakat,” pungkasnya.(*)